Economic Review : BPR Jombang Tetap Berprestasi di Tengah Perlambatan Ekonomi Global

Tugas kedua di hari yang sama (Senin, 26 September 2016), bertempat di Perbanas Institute di bilangan Kuningan, Jakarta, lima anggota juri mendengarkan pemaparan Direktur Utama Bank Jombang, Afandi Nugroho, mengenai kinerja bank yang dipimpinnya. Afandi didampingi Direktur Bank Jombang, Adam Joyo Pranoto.

Economic Review - Bank Jombang 1

Afandi dan Adam khusus datang dari Jombang, Jawa Timur, untuk memenuhi undangan penyelenggara Anugerah Bank Perkreditan Rakyat 2016, biasa disingkat BPR. Sebagai informasi, ajang anugerah BPR digelar hasil kerja sama Majalah Economic Review dengan Perbanas Institute.

Selain menjawab pertanyaan-pertanyaan juri, yakni DR. Stefanus M.S. Sadana, MSi, dan Andry Lie, BA, yang membidangi Human Capital; Ir. Irina Mildawati, MT (CSR); DR. Irsyad Dhahri, SH, MH, (Legal), dan Irlisa Rachmadiana, SSn, MM (Corsec); Afandi juga memaparkan “kesulitan” pihaknya dalam mengelola Bank Jombang terutama karena mereka tumbuh di daerah dengan latar belakang agama yang sangat kuat. Namun, kendala tersebut pelan-pelan mulai bisa diatasi karena kuatnya visi memajukan perekonomian masyarakat di Kabupaten Jombang.

Economic Review - Bank Jombang 2

Hingga tahun 2015, tabungan dan deposito yang dihimpun Bank Jombang sudah mencapai Rp 45 miliar. Jumlah yang terhitung besar karena Bank Jombang harus bersaing dengan bank-bank besar nasional.

Yang lebih membanggakan, Bank Jombang sukses menjalin kerja sama dengan Qatar National Bank. Mereka sudah menerbitkan kartu anjungan tunai mandiri (ATM), yang bisa dipergunakan di ATM bersama. Prestasi yang layak diacungi jempol. (Sumber : Economic Review)